Pengaruh Performance Budgeting, Sistem Akuntabilitas Kinerja Terhadap Pengendalian Intern, Efektivitas, Efisiensi dan Laporan Akuntabilitas Kinerja In

 

Sumber Foto: Dok.Humas Untag Sby
 
Imam Nazarudin Latif akhirnya resmi menyandang gelar Doktor bidang Ilmu Ekonomi dari program studi Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNTAG Surabaya dengan hasil sangat memuaskan, Kamis (13/12). Ia mampu mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengaruh Performance Budgeting, Sistem Akuntabilitas Kinerja Terhadap Pengendalian Intern, Efektivitas, Efisiensi dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.” Ujian yang bertempat di Ruang Soeparman Hadipranoto, Gedung Graha Wiyata lantai 9, UNTAG Surabaya tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNTAG Surabaya, Dr. Mulyanto Nugroho, MM., CMA., CPA.

Menurut pengakuannya, penelitian ini dilakukan melihat dari fenomena yang terjadi di lingkungan pemerintah daerah Kalimantan Timur, dimana kinerja pemerintah saat ini banyak disoroti oleh masyarakat. Terutama kinerja pemerintah yang sebagian besar kegiatannya dibiayai oleh dana publik. “Masyarakat tidak hanya memiliki hak untuk mengetahui anggaran pemerintah daerah, tetapi juga berhak untuk menuntut pertanggungjawaban atas rencana ataupun pelaksanaannya,” tuturnya.

Untuk analisis data penelitian yang digunakan yakni teknik kuantitatif, dengan teknik analisis software Partial Least Square (Smart PLS) versi 2.0. Sesuai dengan rumusan masalah yang dibahas, Imam Nazarudin Latif menghasilkan 18 data hasil penelitian. “Temuan teoritis dari penelitian ini adalah pengendalian intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi; Efektivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP); Efektivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi; serta efisiensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP),” urainya.

Dalam disertasinya, Imam juga turut memberikan saran kepada pengambil kebijakan dibidang Akuntansi Sektor Publik di Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam penerapan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

“Penyusunan Performance Budgeting harus memperhatikan visi, misi dan tujuan yang akan dicapai. Dengan sasaran anggaran yang jelas akan memudahkan aparat menyusun target anggaran. Kemudian Pemprov Kalimantan Timur hendaknya mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas dan fungsi serta pelaksanaan program instansi pemerintah, yang nantinya dituangkan melalui LAKIP,” tuturnya. (ua)

www.untag-sby.ac.id 

 

Komentar